Dari Tidak Terbiasa, Menjadi Biasa
Oleh : Agung Ginanjar Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung Pada awal pertemuan mata kuliah Jurnalisme Dakwah saya tentunya sedikit kecewa karena pembelajaran dilakukan secara virtual atau online, karena tidak langsung bertemu dengan dosen yang mengajar dan juga teman-teman untuk saling bertukar pikiran dalam pembelajaran. Tentunya hal tersebut dilakukan atau dianjurkan untuk melakukan pembelajaran online supaya rantai penyebaran Covid-19 ini cepat berakhir, dan jika virus ini sudah musnah kita juga yang akan merasakannya juga yaitu salah satunya pembelajaran akan dilakukan seperti biasannya. Selain merasa kecewa dengan keadaan ini, saya juga sedikit kesal karena pada pertemuan yang pertama sudah ada tugas liputan ke mesjid terdekat di daerah masing-masing. Karena saya sendiri susah untuk melakukan liputan di daerah saya, dengan situasi pandemi saya susah untuk melakukan liputan di masjid terdekan dan untuk melakukan wawancara kepada DKM mesjid...